Info
  • Selamat datang di website Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Luwu
  • Welcome to the website Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Luwu

BERITA

Rapat Paripurna Persetujuan Bersama Terhadap Perubahan APBD Kabupaten Luwu TA. 2021
02 Oktober 2021 04:59:26 67

Pemerintah Kabupaten Luwu menggelar Rapat Paripurna persetujuan bersama Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terhadap perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Rapat tersebut dilaksanakan di ruang sidang paripurna DPRD Kabupaten Luwu, Rabu (29/09/2021) kemarin.

Bupati Luwu Dr. Drs. H. Basmin Mattayang, M.Pd dalam sambutannya mengungkapkan bahwa perubahan anggaran tersebut hanya berupa penambahan atau penyesuaian terhadap rencana penerimaan daerah.

"Rapat ini juga membahas rencana penyesuaian atau penambahan alokasi dana pada program dan kegiatan tertentu yang sebelumnya tidak mampu terdukung secara optimal," kata Bupati Luwu.

Selain itu, dalam rapat tersebut juga membahas penganggaran berupa sub kegiatan baru yang tidak dapat diakomodir pada anggaran pokok tahun 2021.

Adapun 3 hasil pembahasan rancangan perubahan APBD yang disampaikan Bupati Luwu yakni:

1. Pendapatan Daerah

Bupati Luwu mengungkapkan bahwa dalam dalam perubahan APBD Kabupaten Luwu tahun anggaran 2021, pendapatan daerah mengalami penurunan 1,92% dari APBD Pokok tahun anggaran 2021.

"Pendapatan daerah diproyeksikan menjadi sebesar Rp.1,42 Trilyun lebih, yang berarti mengalami penurunan sebesar Rp.27,80 milyar lebih apabila dibandingkan dengan proyeksi pendapatan daerah dalam APBD Pokok tahun anggy 2021, yang ditargetkan sebesar Rp. 1,45 triliun lebih," katanya.

2. Belanja Daerah

Sementara itu, dari sisi belanja daerah, Bupati mengungkapkan bahwa perubahan APBD tahun anggaran 2021, dalam secara keseluruhan plafon anggaran belanja daerah meningkat sebesar Rp.11,59 milyar lebih, atau 0,79% dari anggaran semula sebesar Rp.1,47.

"Dari total belanja negara tersebut, maka alokasi dan distribusi anggaran untuk belanja operasi menjadi sebesar Rp.957,21
Milyar lebih, alokasi anggaran belanja modal menjadi sebesar Rp.264,35 milyar lebih, alokasi belanja tidak terduga (BTT) sebesar Rp.1,9 milyar, serta alokasi belanja transfer sebesar Rp.262,61 milyar lebih," jelas Bupati.

3. Pembiayaan

Untuk penerimaan pembiayaan yang berasal dari komponen penerimaan sisa lebih perhitungan anggaran tahun yang lalu sebesar Rp.68,36 milyar lebih, atau bertambah sebesar Rp.38,39 milyar lebih.

Hal itu menurut Bupati karena dalam APBD pokok tahun anggaran 2021, target penerimaan pembiayaan khususnya sisa lebih perhitungan anggaran tahun yang lalu, telah dianggarkan sebesar Rp.29.9 milyar lebih.

"Sedangkan untuk pengeluaran pembiayaan berupa penyertaan modal daerah sebesar Rp.4,5 milyar," tandasnya.

Dalam mengakhiri sambutannya, Bupatu turut menyampaikan ucapan terimakasih yang setulus-tulusnya kepada seluruh komponen masyarakat, anggota DPRD, jajaran Forkompinda, perangkat pemerintahan daerah dan segenap elemen pemangku kepentingan atas kerjasama dan dukungannya dalam proses pembangunan pemerintahan di Kabupaten Luwu.

"Kemitraan antar pihak yang telah terjalin tersebut, marilah kita kembangkan untuk mewujudkan Kabupaten Luwu yang lebih baik, maju dan sejahtera," tutup Bupati.